Bone – Memasuki musim kemarau, jajaran Babinsa Kodim 1407/Bone turun langsung ke desa-desa untuk mengingatkan warga mewaspadai potensi kebakaran. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini menyusul meningkatnya risiko kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman saat cuaca panas dan kering.
Komandan Kodim (Dandim) 1407/Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, memastikan seluruh Babinsa di wilayah jajarannya bergerak aktif melakukan sosialisasi, patroli wilayah, serta pemantauan kondisi lingkungan guna meminimalkan potensi terjadinya kebakaran.
“Babinsa merupakan garda terdepan di wilayah. Saya telah memerintahkan seluruh jajaran agar mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat dan deteksi dini terhadap potensi kebakaran,” ujar Dandim.
Ia menjelaskan, Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.
Selain itu, Babinsa juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, relawan, dan unsur terkait guna mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.
Menurut Dandim, keberhasilan mencegah kebakaran tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Bone untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat adanya titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada Babinsa atau aparat setempat agar bisa ditangani secepat mungkin sebelum meluas,” tegasnya.
Kodim 1407/Bone memastikan kegiatan patroli, sosialisasi, dan pemantauan wilayah akan terus ditingkatkan selama musim kemarau sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah terjadinya bencana kebakaran.












