BONE – Di balik kokohnya Jembatan Perintis Garuda Aramco yang kini menghubungkan harapan masyarakat Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, terdapat peran tulus para istri prajurit yang turut mengabdikan diri bagi masyarakat.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Kodim 1407/Bone, Ny. Nur Fitrianti Laode, memimpin langsung kehadiran Persit dalam rangkaian peresmian Jembatan Perintis Garuda Aramco yang berlangsung pada Jumat (10/07/2026). Kehadiran Persit menjadi simbol bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan oleh prajurit di lapangan, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari keluarga besar TNI yang senantiasa hadir bersama masyarakat.
Peresmian jembatan tersebut dilakukan oleh Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, yang mendampingi Komandan Korem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M., bersama jajaran Forkopimda Bone. Momentum bersejarah ini menjadi penanda lahirnya akses baru yang akan mempermudah mobilitas warga, meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Batu Gading.
Di sela-sela kegiatan, Persit Cabang XXV Kodim 1407/Bone turut berinteraksi dengan masyarakat, menyapa para ibu, anak-anak, dan warga yang hadir dengan penuh kehangatan. Senyum yang terukir di wajah masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan TNI membawa manfaat nyata sekaligus menghadirkan kedekatan emosional antara TNI dan rakyat.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Kodim 1407/Bone, Ny. Nur Fitrianti Laode, menyampaikan bahwa kehadiran Persit merupakan bentuk dukungan moral terhadap setiap pengabdian prajurit sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat.
“Kami percaya bahwa setiap pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat juga menghadirkan kebahagiaan bagi kami. Persit akan selalu mendukung tugas prajurit sekaligus hadir untuk berbagi kepedulian, karena pengabdian kepada bangsa juga dimulai dari kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan penuh keluarga besar Persit yang senantiasa menjadi penyemangat di balik setiap pengabdian prajurit.
“Jembatan ini bukan sekadar konstruksi baja yang menghubungkan dua wilayah. Lebih dari itu, jembatan ini menghubungkan harapan masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik. Kehadiran Persit hari ini menjadi bukti bahwa pengabdian TNI lahir dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian kepada rakyat,” ujar Dandim.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda Aramco menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah di Kecamatan Mare. Dengan akses yang lebih aman dan layak, masyarakat kini memiliki sarana yang akan mempercepat aktivitas sehari-hari sekaligus memperkuat roda perekonomian desa.
Melalui semangat kebersamaan antara TNI, Persit, pemerintah daerah, dan masyarakat, Jembatan Perintis Garuda Aramco diharapkan menjadi simbol bahwa pembangunan terbaik selalu lahir dari kepedulian, gotong royong, dan pengabdian tanpa pamrih untuk kesejahteraan rakyat.












