JENEPONTO – Bersama Forkompinda, Komandan Komando Distrik Militer 1425/Jeneponto Letkol Inf Muhammad Amin, S.IP., menghadiri kegiatan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPD Perhiptani) Kabupaten Jeneponto masa bakti 2023-2028.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Menteri Pertanian RI Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H., yang digelar diAula Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto Jl. Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Sabtu, 22/07/2023.
Dalam sambutannya Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan Saat ini kita menghadapi tantangan yang luar biasa dampaknya, seluruh masyarakat dunia baru saja bisa dikatakan lolos dari Pandemi Covid-19, namun dampak utamanya terkait kecukupan pangan masih harus diatasi, sementara itu, tekanan geopolitik berupa Perang Rusia-Ukraina juga masih mempengaruhi distribusi dan harga berbagai komoditas, ungkapnya.
Dalam satu dekade terakhir ini, masalah perubahan iklim, pemanasan global dan penurunan kualitas lingkungan hidup juga menjadi isu yang sering diperbincangkan kualitas lingkungan, ini berpotensi kehidupan keberlangsungan dan penurunan mengganggu kesejahteraan manusia.
Strategi ketahanan pangan nasional hendaknya tidak hanya diarahkan untuk mencapai kecukupan akan pangan, tetapi juga lebih diarahkan untuk mencapai kemandirian dan kedaulatan pangan (swasembada pangan) serta peningkatan daya saing produk-produk pangan nasional dalam rangka ketahanan nasional.
Ketahanan pangan di Indonesia masih menghadapi beberapa kendala yang cukup serius. Kendala tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan produksi nasional untuk memenuhi kebutuhan pangan, namun juga berkaitan dengan tingginya impor.
Perdagangan bebas dan regionalisasi perdagangan yang seharusnya memberikan peluang pada Indonesia untuk meningkatkan kapasitas pasar dari produk-produk pangan nasional, namun ternyata yang terjadi justru sebaliknya, produk-produk impor lah yang membanjiri pasar-pasar domestik di Indonesia. Kondisi inilah yang harus diperbaiki dalam strategi ketahanan pangan nasional.
Kinerja subsektor budidaya sangat penting untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian yang selanjutnya diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan bahkan meningkatkan ekspor.
Upaya ini dapat diwujudkan dengan peningkatan efisiensi melalui penerapan smart farming dan integrated farming ataupun ekstensifikasi melalui program food estate dan urban farming serta program lain dari Kementerian Pertanian.
Hadir dalam kegiatan, Rombongan Mentan RI, Wakil Bupati Jeneponto, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kabupaten Jeneponto, Kasat Binmas Polres Jeneponto, Plt. Sekda Jeneponto, dan Para Pimpinan OPD Pemkab Jeneponto.
Penulis : Sertu Irfan (Penerangan Kodim 1425/Jeneponto).












