BONE – Ws. Danramil 18/Kajuara Kodim 1407/Bone Peltu Muh. Asap menghadiri wisuda Tahfidzul Qur’an Al Insyiroh yang bertempat di Area perumahan Kajuara, Kab. Bone.
Dalam sambutannya, Ws. Danramil 18 Kajuara mengapresiasi kegaiatan ini dan mengucapkan selamat serta tahbiah kepada santri Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat yang baru saja melaksanakan wisuda.
Wisuda para tahfidz qur’an ini, memiliki peran penting dalam upaya menumbuh kembangkan minat baca Al Quran dikalangan masyarakat, sehingga program pemerintah untuk membumikan Al Quran dapat terwujud. Melalui wisuda Hafidz dan Hafidzah ini, patut untuk kita syukuri karena nantinya di Kabupaten Bone khususnya di kecamatan Kajuara ini akan muncul ahli-ahli Qur’an dan penghapal Al-Qur’an yang akan memakmurkan agama setiap pelosok yang ada dalam wilayah Kabupaten Bone, “ ungkapnya.
Untuk menjadi Hafidz dan Hafidzah tidak akan terjadi secara instan dan cepat. Butuh pengenalan, pembiasaan dan keteladanan serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran sendiri, sehingga benar – benar menjadi generasi yang mampu menjiwai dan mengamalkan Al Qur’an sebagai Kitab Allah yang sempurna.
“Kita juga memberikan apresiasi kepada para pemilik Yayasan Tahfidz Al Insyiroh Ustadz Sukiman, Ketua Yayasan, para guru, ustadz dan ustadzah Tahfidz Al Insyiroh ini yang secara serius dan konsisten dalam membina para santri tahfidz atau penghafal al quran. Kita menilai, keberadaan Yayasan Tahfidz Al Insyiroh ini merupakan bentuk pendidikan nilai-nilai Al Quran dalam membina kepribadian seorang muslim sejak usia dini, “ ujarnya.
“Kegiatan wisuda yang dilaksanakan hendaknya bukanlah akhir dari sebuah proses pembelajaran dan pendalaman Al Quran, akan tetapi kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk mentransferkan nilai – nilai luhur Al Quran kepada keluarga dan sahabat disekitar kita, “ harapnya.
“Kepada para santri yang diwisuda, hendaknya tidak cepat berpuas diri, tetap selalu mengamalkan ilmu dan hafalannya, dan terus selalu membaca Al Qur’an di kehidupan sehari-hari. Yang terpenting adalah tumbuhnya kesadaran dan semangat untuk mempelajari kandungan AL-Qur’an, karena hakekat dari itu semua adalah bagaimana kita mampu membangkitkan kembali Generasi Qur’ani di Kabupaten Bone khususnya di kecamatan Kajuara yang kita cintai ini, “ tutupnya. (Pendim 1407/Bone)












