Jeneponto – Mewakili Dandim 1425 Jeneponto, Danramil 01 Binamu Kapten Inf Sayuti, menghadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.
Kegiatan tersebut dipimipin oleh Sekda Jeneponto H. MUH. Arifin Nur, S.H., M.H., selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto, yang di gelar di ruang rapat kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Rabu, 05/06/2024.
Turut hadir dalam kegiatan rapat tersebut adalah Wakapolres Jeneponto, Rektor Institut Turatea Indonesia, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Jeneponto, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Jeneponto, dan Para Pimpinan OPD Pemkab Jeneponto serta Para Kepala Wilayah Kecamatan se Kabupaten Jeneponto.
Pj. Bupati Jeneponto Junaedi Bakri, dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Sekda Jeneponto Muh. Arifin Nur, terkait dengan akan dilaksanakan Intervensi serentak pada bulan Juni 2024, agar semua stakeholder untuk terlibat mulai dari pemerintah daerah sampai ke tingkat Desa dan Kelurahan.
“Sasaran intervensi pencegahan stunting di mulai dari calon pengantin, ibu hamil, dan ibu menyusui serta Balita. Intervensi pencegahan stunting ini adalah mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.
Usai menghadiri rapat, Danramil Binamu Kapten Inf Sayuti, bahwa TNI dalam hal ini Kodim 1425 Jeneponto, mengatakan bahwa Stunting menjadi program prioritas TNI-AD, dalam membantu pemerintah untuk mengatasi penurunan angka Stunting di Indonesia, termasuk di wilayah teritorial Kodim 1425 Jeneponto Kabupaten Jeneponto.
“Salah satu upaya yang dilakukan Kodim 1425 Jeneponto, lanjut Kapten Inf Sayuti, Dengan memberdayakan anggota (Babinsa) di wilayah dalam edukasi dan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat, mendorong ketertarikan ibu balita untuk datang ke posyandu, mengunjungi untuk memotivasi dan perhatian Anak Stunting, dengan memberikan bantuan makanan/asupan gizi,” ujarnya.
Pihaknya berharap, Komitmen bersama ini tidak hanya berakhir dalam ruangan saja, akan tetapi benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati, ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita semua untuk bersama-sama menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Jeneponto.Tegas Danramil Kapten Inf Sayuti.
(Pendim 1425/Jeneponto).












