BONE – Sehubungan dengan meningkatnya jumlah kasus Penyalit Mulut dan Kuku (PMK) pada Kab/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Rizqi Hidayat Djohar ikut menghadiri sosialisasi pencegahan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang digelar Dinas Peternakan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) di aula Tauwarani, Jl. Lapatau, Kab. Bone. Kamis (29/09/22).
Kegiatan dihadiri oleh dr.H.M Ichan Mustari M.H.M (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Prov. Sulsel), Drh Sriyanti Haruni M.Si (Plt. Kabid Keswan Prov. Sulsel), Letkol Arh. Muhammad Syuaib (Waaster Kasdam XIV/Hsn), AKBP Amiruddin SH.MA (Kabag Kerma Biroops Polda Sul-sel), Iptu H. Kamaruddin (Kasat Binmas Polres Bone wakili Kapolres Bone), Babinsa Kodim 1407/Bone, Bhabinkamtibmas Polres Bone beserta Petugas Dinas Peternakan Kab. Bone.
Pada kesempatannya, Dandim Letkol Inf Rizqi Hidayat mengatakan, sosialisasi keberadaan wabah PMK kepada pemilik hewan ternak bertujuan agar mereka tahu kalau hewan yang terjangkit PMK.
“Kegiatan ini salah satu upaya pencegahan penyebaran PMK di lingkungan kita khususnya di wilayah Kabupaten Bone. Kami juga melakukan pembinaan kepada peternak untuk melakukan pelaporan jika menemukan kasus PMK,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak agar melakukan pengecekan secara rutin untuk mencegah penyakit PMK. “Jika terindikasi penyakit segera koordinasi ke aparat atau instansi terkait,” pungkasnya.
Letkol Inf Rizqi juga mengatakan, sabagai satuan kewilayahan, Kodim 1407/Bone akan terus bersinergi dengan semua pihak serta terus bersosialisasi dengan masyarakat untuk bersama-sama mengatisipasi penularan penyakit PMK pada hewan ternak.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa penyakit PMK pada hewan ternak cukup berbahaya bahkan disejumlah daerah sudah banyak hewan ternak dimusnakan lantaran digerogoti penyakit tersebut. Kita harap penyakit ini jangan sampai ke wilayah Kabupaten Bone,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa dirinya sudah memerintahkan kepada suluruh Danramil untuk diteruskan ke Babinsa agar senantiasa berkordinasi dan sosilalisasi dengan para peternak terkait antisipasi PMK, ucapnya.(*)












