Sejak dibuka tanggal 8 Mei lalu, kehadiran Satgas TMMD ke-120 Kodim 1811/Teluk Wondama dirasakan mampu memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kampung Yabore, Distrik Naikere.
Kondisi Kampung Yabore yang terpencil, berada di ujung paling timur dari Papua Barat, sangat minim fasilitas kesehatan. Kampung yang terletak di perbatasan antara Provinsi Papua Barat dengan Papua Tengah ini, sudah memiliki sebuah Pustu (Puskesmas Pembantu), namun belum ada tenaga kesehatan yang tinggal menetap.
Biasanya masyarakat yang sakit dan perlu penanganan harus dibawa ke Puskesmas Naikere yang berjarak sekitar 30 Km dari Kampung Yabore.
Pada hari Jumat (24/05/2024), Serda Reza, Bintara Kesehatan Satgas TMMD mendapat informasi kalau Mama Adela sudah dua hari demam tinggi. “Pagi tadi setelah pelaksanaan Apel, saya mendapat informasi bahwa ada warga yang sakit, sehingga dengan cepat saya ambil perlengkapan kesehatan dan memberikan pengobatan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Serda Reza.
Kepala Kampung Yabore, Yosep Kawieta mengucapkan kerima kasih atas kepedulian Satgas TMMD dalam membantu masyarakat Kampung Yabore. “Saya berterima kasih kepada Satgas TMMD karena cepat datang membantu masyarakat yang sakit di kampung ini. Jadi kami tidak perlu mengantarkan berobat ke Puskesmas Naikere yang jaraknya cukup jauh”, kata Kepala Kampung.
Kodim 1811/TM memang siagakan petugas kesehatan selama TMMD ke-120 berlangsung di Kampung Yabore. Di samping tugas utamanya untuk memastikan kesehatan anggota Satgas TMMD, petugas kesehatan juga secara sukarela membantu masyarakat yang sakit. Dansatgas TMMD, Letkol Inf Budi Setiadi, S.I.P juga berencana untuk menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal di Kampung Yabore dalam waktu dekat.












