BONE – Dukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1407-02/Dua Boccoe Serda Maddi aktif lakukan pendampingan proses penyerapan gabah petani oleh Perum Bulog di wilayah binaan Desa Pattiro, Kec. Dua Boccoe, Kab. Bone. Kamis (24/04/25). Malam.
Adapun gabah yang ditimbang berasal dari dua titik lokasi lahan pertanian. Seluruh hasil panen dibeli oleh Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram, sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Dalam keterangannya, Serda Maddi menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata TNI dalam mendukung program pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga beras nasional.
“Kami akan terus mendampingi para petani agar penyerapan hasil panen berjalan lancar dan menguntungkan bagi semua pihak. Kehadiran Bulog di tengah petani sangat membantu memastikan hasil panen terserap dengan baik,” ujarnya.
Senada dengan Babinsa, Bapak Andi Isa dari Tim Bulog menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja rutin Bulog untuk menjaga ketersediaan stok pangan nasional.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Babinsa dan para petani. Sinergi ini penting agar distribusi beras ke masyarakat tetap stabil dan terjangkau,” kata Andi Isa.
Sementara itu, para penggarap lahan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran Bulog dan Babinsa yang telah memfasilitasi penjualan gabah hasil panen mereka.
“Alhamdulillah, dengan harga yang sesuai, hasil panen kami bisa langsung terbeli. Terima kasih kepada Babinsa dan Bulog atas bantuannya,” ucap mereka.
Di tempat terpisah, Danramil 1407-02/Dua Boccoe Kapten Arh Ruslan menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan para Babinsa di wilayah merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan.
“Kami dorong para Babinsa untuk selalu hadir di tengah-tengah petani, membantu dari proses tanam hingga panen, termasuk memastikan penyerapan hasil pertanian oleh pihak terkait seperti Bulog,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat. (Pendim 1407/Bone)












