Lomba Pentas Tari kreasi Maengket Piala Dandim 1309 /Manado

Rabu, 24 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO – Pelestarian budaya Lokal merupakan upaya perlindungan dari kemusnahan atau kerusakan warisan budaya, Kodim 1309/Manado mengadakan Lomba Tari kreasi Maengket di Aula serba guna Makodim 1309/Manado Selasa (23/08/22).

Kol Inf Daniel E.S. Lalawi selaku komandan kodim 1309/Manado mengatakan Maksud dan Tujuan pentas Seni Tari Kreasi Maengket yaitu melestarikan budaya agar nilai-nilai luhur budaya, yang ada di dalam suatu tradisi dapat tetap dipertahankan, meskipun telah melalui proses perubahan bentuk budaya.Secara umum kebudayaan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah, tentang bagaimana cara masyarakat Indonesia itu sendiri untuk memajukan dan melestarikan budayanya.

Salah satu bentuk transformasi atau perubahan bentuk budaya adalah kehadiran globalisasi. Pesatnya perkembangan globalisasi pada era ini, tidak bisa begitu saja kita hindari. Adanya globalisasi telah menawarkan gaya hidup yang konsumtif, yang bisa saja secara perlahan lahan akan menghilangkan nilai-nilai yang diajarkan dalam kearifan daerah bangsa.
Sulawesi Utara telah dikenal sebagai Daerah yang kaya akan budaya daerah atau lokalnya. Untuk itu, dengan banyaknya warisan budaya daerah yang dimiliki bangsa Indonesia, masyarakat kita wajib untuk melestarikan budaya daerah sekitarnya. Salah satu Tarian kreasi Adat Minahasa MAENGKET yang sudah sangat jarang dipentaskan sehingga tarian ini hampir tidak dikenal para pemuda-pemudi yang ada di tanah Toar Lumimuut,
Hari ini kita bisa datang melihat tarian kreasi maengket dalam pembinaan teritorial khususnya program komunikasi sosial (Komsos kreatif) membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wilayah terutama potensi seni budaya yang ada di daerah atau wilayah setempat kreasi maengket .
tarian adat yang dipadukan kombinasikan tentu berakar dari tarian yang memang merupakan tarian khas ataupun berasal dari leluhur tanah Minahasa namun perkembangan ke depan Sesuai dengan perkembangan zaman tarian ini memiliki durasi waktu yang cukup banyak , cukup panjang sehingga daerah-daerah tertentu tarian maengket ini masih sering dilombakan atau di Tampilkan namun di wilayah Sulawesi Utara yang lain apalagi di Kota Manado ini sudah mulai jarang
sehingga kami Kodim 1309/Manado terpanggil untuk mengundang sanggar-sanggar yang masih ada tarian maengket nya untuk sama-sama kita tampil hari ini.
Tentunya tujuannya adalah agar budaya tarian adat Minahasa ini tetap terjaga kemudian bisa menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang ada di Sulawesi Utara khususnya di Minahasa atau di kota Manado begitu juga kita mengharapkan bagi generasi muda yang ada sekarang tetap mengenal tarian adat Minahasa khususnya yang ada di Sulawesi Utara ini anak-anak muda yang ada sekarang tidak mengenal , ada tarian adat yang memang dari leluhur turun temurun jangan sampai putus.

generasi Yang ada sekarang dan seterusnya terus kita pelihara Untuk menimbulkan kecintaan pada tarian adat Minahasa yang memang merupakan ikon dari Sulawesi Utara berharap seluruh peserta dapat mengikuti lomba ini dengan penuh semangat sekaligus menjadikan Iven ini sebagai tolak ukur pembinaan agar dapat mewariskan seni budaya adat ini kepada generasi berikutnya.

bahwa tarian yang akan dilombakan adalah tarian dengan durasi waktu 5 menit dan 8 menit 5 menit ini Tujuannya adalah untuk kita tampilkan pada acara-acara penyambutan tamu, selama ini tarian maengket jarang ditampilkan atau digunakan untuk menyambut tamu
karena durasi waktunya.
sehingga saya punya inisiatif tentunya juga sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh seni budaya yang ada di Minahasa ini.

harapan ke depan adalah tentunya tarian ini menjadi daya tarik wisatawan asing yang datang ke Sulawesi Utara.
kita tampilkan di mana saja jadi bukan hanya pada saat acara-acara seni budaya atau festival seni budaya yang khusus menampilkan tarian tarian tapi dalam berbagai event bukan hanya event seni budaya saja tapi saat kita menerima tamu atau mungkin ada peresmian suatu tempat.pungkas Dandim Manado. (*)

Edior: A2W

Berita Terkait

Babinsa Koramil 20/Bontocani Kodim Bone Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1407-12/Cina Dampingi Petani Desa Lompu Olah Lahan Padi
Bekal Masa Depan, Babinsa Koramil 1407-18/Kajuara Ajarkan Nilai Pancasila Di SDN 264
Babinsa Koramil 1407-05/Ulaweng-Amali Laksanakan Kerja Bakti Bareng Warga Desa Tocinnong
Optimalkan Sistem Pengairan, Babinsa Koramil 1407-20/Bontocani Dampingi Petani Rapikan Pematang Sawah
Babinsa Koramil 1407-18/Kajuara Bantu Pembangunan Pondasi Rumah Warganya
Cegah Banjir Sejak Dini, Babinsa Koramil 09/Lapri Kodim Bone Normalisasi Saluran Air Di Bengo
Humanis Dan Dialogis, Babinsa Kodim 1407/Bone Sambangi Warga Saat Patroli Malam

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:00 WIB

Babinsa Koramil 20/Bontocani Kodim Bone Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan

Senin, 19 Januari 2026 - 07:09 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1407-12/Cina Dampingi Petani Desa Lompu Olah Lahan Padi

Senin, 19 Januari 2026 - 07:05 WIB

Bekal Masa Depan, Babinsa Koramil 1407-18/Kajuara Ajarkan Nilai Pancasila Di SDN 264

Senin, 19 Januari 2026 - 00:00 WIB

Babinsa Koramil 1407-05/Ulaweng-Amali Laksanakan Kerja Bakti Bareng Warga Desa Tocinnong

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:00 WIB

Optimalkan Sistem Pengairan, Babinsa Koramil 1407-20/Bontocani Dampingi Petani Rapikan Pematang Sawah

Berita Terbaru