Kalapas Banjarbaru Dampingi Kakanwil Ditjenpas Kalsel Audiensi dengan Gubernur Kalsel

0
19

Banjarbaru, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa, mendampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakaran (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, audiensi dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, Kamis (27/3) malam. Pertemuan tersebut guna menjalin silaturahmi dan membahas berbagai isu terkait Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan.

“Malam ini kami mendampingi Bapak Kakanwil untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Bapak Gubernur. Pertemuan berlangsung dengan hangat dan membahas beberapa persoalan yang dihadapi Pemasyarakatan Kalsel. Semoga pertemuan ini membawa hasil yang baik untuk kita semua,” harap Wayan.

Kepada Gubernur Kalsel, Kakanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi menyampaikan kondisi terkini Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kalsel, termasuk jumlah penghuni Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) serta beragam program pembinaan yang dilakukan. Ia menyampaikan beberapa persoalan dan tantangan yang memerlukan dukungan Pemerintah Daerah.

Salah satunya yakni status tanah Lapas Banjarbaru yang memerlukan kepastian hukum untuk pengembangan fasilitas. Selain itu, jembatan penghubung antara jalan raya dan Kantor Wilayah yang mengalami kerusakan sehingga perlu dukungan perbaikan untuk kelancaran operasional pegawai. “Kami berharap Pemprov Kalsel dapat membantu menyelesaikan kendala ini agar layanan Pemasyarakatan bisa lebih optimal lagi,” ungkap Mulyadi.

Selain itu, program ketahanan pangan Warga Binaan juga mengalami kendala yang diakibatkan terbatasnya sarana dan prasarana pendukung. “Sebagian besar kegiatan pertanian dan peternakan masih dilakukan secara manual. Kami membutuhkan dukungan alat dan teknologi pertanian modern agar program ini lebih maksimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan potensi ekonomi Warga Binaan melalui berbagai hasil karya seperti kerajinan tangan, batik, dan produk kuliner. Ia mengusulkan agar produk-produk ini bisa mendapatkan tempat dalam pameran daerah dan nasional, dalam rangka meningkatkan kemandirian ekonomi Warga Binaan. “Semoga ada dukungan dari Pemprov Kalsel untuk membuka akses pasar bagi hasil karya Warga Binaan,” harapnya.

Sementara itu, Muhidin selaku Gubernur Kalsel, menyambut hangat kedatangan Kakanwil dan jajaran serta mengapresiasi peran Pemasyarakatan dalam membina Warga Binaan agar lebih mandiri dan produktif. “Kami mendukung penuh berbagai program yang telah dijalankan Ditjenpas di Kalsel, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan fasilitas Pemasyarakatan,” ujar Gubernur.

Menanggapi berbagai isu tersebut, Muhidin menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai persoalan yang dihadapi Pemasyarakatan di Kalsel. “Pemprov Kalsel siap menindaklanjuti dan memberikan dukungan konkret dalam menyelesaikan berbagai permasalahan ini,” tegasnya.

Selain Kalapas Banjarbaru, turut hadir para Pejabat Struktural Kanwil Ditjenpas Kalsel dan Kepala UPT Pemasyarakatan se-Banjar Raya, diantaranya Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Evi Loliancy, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Sugito, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Fauzol Ansori, dan Kepala LPKA Kelas I Martapura, Dwi Hartono.