Perubahan musim dan iklim, yang berdampak pada kondisi lingkungan, menjadi perhatian Jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Khususnya yang dilakukan Korem 182/Jazira Onim, Selasa (12/01/2024), berupa membersihkan gundukan sampah yang terdapat di sekitar Pasar Torea Kab Fakfak
Karena menurut Danrem 182/JO Kolonel Inf Hartono,S.I.P mengatakan, hal itu dilakukan selain upaya mitigasi bencana banjir yang diakibatkan sampah yang menyumbat saluran air, juga sebagai upaya pencegahan timbulnya berbagai ancaman penyakit yang diakibatkan sampah yang mengeluarkan bau busuk. Misalnya penyakit saluran pernafasan, diare, dan juga gatal-gatal, bahkan DBD, karena sampah-sampah itu menjadi sarana berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti atau Malaria.
“Kami TNI AD khususnya Korem 182/Jazira Onim, memiliki komitmen untuk membantu Pemda, dan juga masyarakat, khususnya dalam bidang kebencanaan, dan juga kesehatan, sesuai perintah Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, 7 Perintaharian KASAD, dan juga arahan pimpinan Komando atas,” ungkap Kolonel Inf Hartono,S.I.P, Jumat (12/01/2024).
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 182/JO pihaknya juga bersinergi dengan Pemkab Fakfak, Polresta Fakfak, Lanal Fakfak, dan FKPPI serta Mengajak Pelajar SMP/SMA Dan juga masyarakat.
“Jadi kegiatan ini juga, selain ajang memperkokoh sinergitas TNI dengan Pemerintah Daerah dan juga Polri, serta masyarakat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi TNI dengan masyarakat. Pokok yang paling terpenting lagi, dari kegiatan tersebut sebagai bentuk edukasi TNI terhadap masyarakat, terkait pentingnya menjaga lingkungan, dari sampah yang dibuang sembarang,” terangnya.
Kolonel Inf Hartono juga menyebutkan, kegiatan membersihkan gundukan sampah tersebut, tidak hanya dilakukan oleh Korem 182/JO, tetapi juga dilakukan oleh seluruh jajaran Kodam XVIII/Kasuari.
Dengan harapan, dapat meminimalisir bencana banjir, sekaligus mengantisipasi penyebaran wabah penyakit, yang diakibatkan sampah.
“Sebelumnya Kami melaksanakan mitigasi bencana berupa pembersihan sampah yang ada di Laut dan Pantai Reklamasi Kota Fakfak. Untuk hari ini kami fokuskan ke pembersihan sampah di pasar tradisional dan Pasar Ikan di kabupaten Fakfak. Ini menjadi perhatian kita bersama, jika kita bersama-sama peduli terhadap kondisi ini, dengan mengantisipasi sejak awal salah satunya dengan gotong-royong maka dapat meminimalisasi wabah penyakit dan bencana alam,” tegas Danrem 182/JO
Ia menambahkan, pasar merupakan tempat berkumpulnya orang untuk melakukan transaksi jual beli, sekaligus sebagai sumber awalnya sampah. Sehingga harus memiliki lingkungan yang tetap bersih, sehat dan nyaman.
“Baik Pedagang maupun pengunjung harus bertanggung jawab atas kebersihan pasar, hal ini untuk kenyamanan dan keindahan lingkungan pasar,” pungkasnya.(Penrem182/JO)












