JENEPONTO – Wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan terjalinnya sinergitas dalam meningkatkan capaian pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan yang optimal.
Hal tersebut ditegaskan Babinsa Koramil 05 Batang Kodim 1425 Jeneponto, Sertu Syamsuddin. M, di sela-sela membantu petani memanen jagung di ladang pertanian warga binaan, milik Bapak Pattuhdin, di Dusun Bonto Langga Desa Tino Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto, Minggu, 7/07/2024.
Babinsa Sertu Syamsuddin menjelaskan, “Jagung merupakan salah satu bahan pokok makanan yang nantinya akan diolah menjadi beberapa bahan utama makanan. Yang juga merupakan perioritas utama dalam program ketahanan pangan wilayah.
“Upaya yang dilakukan tersebut sebagai salah satu bentuk kedekatan kami Babinsa dengan petani desa binaan dalam membantu meningkatkan hasil panen jagung dan lainya, serta memberikan solusi serta motivasi agar petani lebih giat lagi dalam bertanu,” jelas Babinsa.
Lanjut dirinya katanya, Pendampingan swasembada pangan akan selalu kita laksanakan kepada petani desa binaan dari penyiapan lahan, awal musim tanam, pemantauan pertumbuhan tanaman jagung, dan sampai dengan saat panen untuk memastikan hasil yang dicapai sesuai dan maksimal guna meningkatkan ketahan pangan wilayah dan ketahanan pangan Nasional. Ungkap Syamsuddin.
Dilokasi panen, Bapak Pattuhdin pemilik tanaman jagung mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa atas bantuanya ikut serta memanen jagung kami ini sehingga pekerjaan kami cepat selesai.
“Semoga jerih payah Babinsa dalam mendampingi dan membantu kami para petani kami menanam dan memanen jagung selama ini hasilnya dapat lebih baik dari panen sebelumnya.”Ujar Pattuhdin dengan hati senang.
Sementara Danramil 1425-05 Batang Lettu Inf Marzuki dalam rilis tertulisnya mengatakan, pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan di wilayah.
“Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya saat panen, namun sudah berlangsung saat pendistribusian benih dan pupuk, pengolahan lahan, penyemaian, masa tanam, hingga masa perawatan dan panen,” terangnya.
Diakuinya, jika Babinsa sebagai motor penggerak dalam menyukseskan ketahanan pangan di wilayah binaan yang selalu memberikan dorongan, baik tenaga maupun pengetahuan kepada petani agar mereka bisa mengolah pertaniannya dengan baik, sehingga masyarakat mampu memenuhi kebutuhan sehari hari, Keberhasilan dalam pertanian akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Kata Danramil Batang.
(Pendim 1425/Jeneponto).












