Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Pengiriman 5 CPMI Ilegal di Pelabuhan Aji Putri Nunukan

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nunukan, 23 Januari 2025 – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Kotis berhasil menggagalkan upaya pengiriman lima orang Calon Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (CPMI-NP) yang hendak berangkat menuju Malaysia melalui Pelabuhan Aji Putri, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Keberhasilan penggagalan ini berawal dari informasi yang diterima oleh personel Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman, Sertu Ahmad, yang mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya upaya penyelundupan pekerja migran secara ilegal melalui Dermaga Aji Putri, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan.

Setelah menerima informasi tersebut, Sertu Ahmad segera berkoordinasi dengan Dankima Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Lettu Arm Aan Budhi Harsad. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Kotis segera melakukan penyekatan di dermaga dan melaksanakan pemeriksaan terhadap lima orang yang dicurigai sebagai CPMI-NP.

Dalam proses pemeriksaan, kelima orang tersebut mengaku akan diterima di Dermaga Bambangan Ds. Bambangan Kec. Sebatik Barat Kab. Nunukan, selanjutnya akan menyeberang ke Malaysia melalui Dermaga Sei Nyamuk Ds. Pancang Kec. Sebatik Kab. Nunukan Prov. Kaltara karena tidak dapat menunjukkan dokumen administrasi yang lengkap sesuai ketentuan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan dan keimigrasian. Atas temuan tersebut, para CPMI-NP kemudian diserahkan ke Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara untuk proses lebih lanjut.

Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan guna mencegah tindakan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperketat pengawasan, terutama di jalur-jalur yang rawan digunakan sebagai jalur ilegal menuju Malaysia,” ujarnya.

Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyelundupan manusia di perbatasan.

Dengan adanya penggagalan ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus perdagangan manusia dan pelanggaran hukum lainnya di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Berita Terkait

Manfaatkan Lahan Kosong, Koramil 1407-19/Kahu Sulap Area Makoramil Jadi Kebun Cabai
Tingkatkan Sarana Desa, Sinergi Babinsa Koramil 1407-16/Tonra Kodim Bone Dan Warga Padatuo Garap Lantai Garasi
Bantu Kesulitan Rakyat, Babinsa Koramil 14/Libureng Kodim 1407/Bone Dampingi Pembangunan Rumah Warga Binaan
Pastikan Produksi Maksimal, Babinsa Koramil 21/Palakka Cek Langsung Kondisi Sawah Warga
Dukung Fasilitas Kesehatan Desa, Babinsa Koramil 1407-16/Tonra Laksanakan Kerja Bakti
Aksi Humanis Kodim 1407/Bone, Ratusan Takjil Gratis Dibagikan ke Pengguna Jalan
Pastikan Zakat Tepat Sasaran, Babinsa Koramil 1407-07/Tanete Riattang Kodim Bone Hadiri Rapat Efisiensi Di Kelurahan Biru
Babinsa Koramil 21/Palakka Kodim 1407/Bone Bekali Siswa SDN 28 Usa Dengan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 08:08 WIB

Manfaatkan Lahan Kosong, Koramil 1407-19/Kahu Sulap Area Makoramil Jadi Kebun Cabai

Senin, 9 Maret 2026 - 08:04 WIB

Tingkatkan Sarana Desa, Sinergi Babinsa Koramil 1407-16/Tonra Kodim Bone Dan Warga Padatuo Garap Lantai Garasi

Senin, 9 Maret 2026 - 07:52 WIB

Bantu Kesulitan Rakyat, Babinsa Koramil 14/Libureng Kodim 1407/Bone Dampingi Pembangunan Rumah Warga Binaan

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:20 WIB

Pastikan Produksi Maksimal, Babinsa Koramil 21/Palakka Cek Langsung Kondisi Sawah Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:00 WIB

Dukung Fasilitas Kesehatan Desa, Babinsa Koramil 1407-16/Tonra Laksanakan Kerja Bakti

Berita Terbaru