Kampung Yabore, yang terletak di Distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wondama, kini merasakan sentuhan signifikan pembangunan 4 titik pompa air melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 TA 2024. Selama bertahun-tahun, warga Kampung Yabore menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan air bersih. Sebagian besar penduduk harus berjalan jauh untuk mengumpulkan air dari sumber yang seringkali tidak layak konsumsi. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan kehidupan sehari-hari, tetapi juga berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.
Pembangunan ini mendapat sorotan khusus karena Satgas TMMD juga mengenalkan pompa tangan manual kepada warga agar tetap bisa mendapatkan air bersih tanpa tergantung aliran listrik.
Secara terpisah, Wakil Bupati Teluk Wondama Drs.Andarias Kayukatui, MSi menyatakan bahwa sumur pompa manual tersebut bisa dijadikan contoh bagi kampung-kampung lain yang belum mempunyai sarana air bersih. Menanggapi hal tersebut,
Dandim 1811/TW Letkol Inf Budi Setiadi, S.I.P. mengatakan, “Sumur dengan pompa manual semacam ini memang mempunyai beberapa keunggulan untuk diterapkan di Kabupaten Teluk Wondama. Pertama, pompa manual bisa dibuat di daerah yang belum ada listrik. Kedua, perawatannya mudah dan tahan lama. Terakhir, biaya pembuatan yang relatif murah menjadikan pompa ini bisa dibangun di banyak lokasi.”
Dalam pembangunan sumber air yang telah selesai pada hari Kamis, (6/6/2024) ini, peran kerjasama anggota Satgas bersama masyarakat Yabore cukup besar untuk memastikan kelancaran pembangunan sesuai rencana.
Pembangunan sumur pompa di Kampung Yabore juga merupakan realisasi program “TNI AD Manunggal Air Bersih” yang dipadukan dengan TMMD ke 120.Program ini dilaksanakan secara terpadu oleh Kodim 1811/Teluk Wondama yang juga merupakan inisiatif dari TNI Angkatan Darat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah-daerah yang kesulitan mendapatkan air bersih.












