Sorong-Papua Barat Daya, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Totok Sutriono, S.Sos., M.M., selaku Pembina Persit Koorcabrem 181 didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 181 Ny. Idan Totok Sutriono melaksanakan acara Syukuran dalam rangka memperingati HUT Persit ke-78 yang bertempat di Aula Korem 181/PVT Jl. Pramuka No. 01, Sorong, Papua Barat Daya. Selasa,(07/04/2024).
Dalam sambutanya Danrem 181/PVT Brigjen TNI Totok Sutriono, S.Sos., M.M., selaku Pembina Persit Koorcabrem 181 mengatakan marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunianya kita dapat melaksanakan acara Syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-78 Persit Kartika Chandra Kirana, dalam keadaan sehat wal’afiat.
”Danrem 181/PVT Brigjen TNI Totok Sutriono., S.Sos., M.M., yang juga selaku Pembina Persit dalam sambutannya mengucapkan kepada segenap warga Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 181 PD XVIII/Kasuari, Dirgahayu ke-78 Persit dengan tema “Persit yang Peduli, Kreatif dan Sederhana”, Berkaitan dengan tema yang diusung dalam HUT ke-78 Persit ini, Danrem selaku Pembina Persit berharap kepada seluruh anggota Persit untuk memegang teguh kepedulian, baik di lingkup keluarga, organisasi dan lingkungan sekitarnya. Semoga peringatan ini dapat menjadi sumber motivasi dan sumber inspirasi dalam membantu para suami untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara pada umumnya dan kepada keluarga pada khususnya,” ungkapnya
Selain itu, kreatifitas untuk memberikan ide gagasan guna memajukan organisasi dan menguatkan sinergitas di berbagai sektor, dan sederhana dalam bersikap, berperilaku dalam tindak tanduk yang penuh makna, serta bijaksana tersebut juga menjadi harapan Danrem untuk dapat diterapkan oleh Persit dalam kehidupan sehari-harinya. “Dan jangan lupa selaku tugas pokoknya ibu-ibu Persit adalah memotivasi dan mendorong suami untuk aktif dalam melaksanakan tugasnya dan membimbing anak-anaknya untuk menjadi generasi muda yang berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Memperingati Hari Ulang Tahun organisasi seperti ini merupakan hal yang baik dan harus dilestarikan dan hendaknya dapat dimaknai secara mendalam dan bukan sekedar memenuhi tuntutan formal yang bersifat seremonial.
Oleh karena itu, saat yang tepat apabila seluruh jajaran Pengurus dan segenap anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 181 dan jajarannya melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap semua kegiatan yang telah dilaksanakan, khususnya dalam kurun waktu satu tahun ke belakang sebagai bagian dari pembelajaran organisasi, karena setiap anggota Persit harus selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan diri dengan terus belajar dari pengalaman untuk semakin terampil guna menjalankan perannya dalam organisasi. Tidak ada kata terlambat apabila kita ingin maju. Guru yang terbaik dalam kehidupan kita adalah belajar dari pengalaman,” pungkasnya.
Sebagai organisasi istri prajurit TNI AD, maka Persit dituntut untuk memahami tugas dan fungsi suami serta keberadaan organisasi ini harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dimanapun kita berada. Oleh karena itu, Persit Kartika Chandra Kirana harus mampu melaksanakan 3 (tiga) peran yaitu : sebagai istri, sebagai anggota organisasi dan sebagai warga masyarakat.
Sebagai istri selain sebagai pendamping suami juga harus mampu memberikan dukungan dan motivasi kepada suami dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara, secara otomatis menjadi anggota organisasi Persit (Persatuan Istri Prajurit) Kartika Chandra Kirana, Sebagai warga masyarakat harus memiliki kepedulian dan rasa kesetiakawanan sosial yang tinggi, pertajam kepekaan terhadap permasalahan sosial sehingga akan merasa terpanggil untuk membaktikan diri dan ikut serta mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
Untuk itu, saya ingin menggaris bawahi agar Persit Kartika Chandra Kirana senantiasa menjadi teladan, sekaligus panutan bagi organisasi – organisasi kewanitaan yang lainnya.
dalam upayanya meningkatkan kualitas organisasi yang mampu memelihara citra dan martabat kewanitaan. Meskipun demikian, aspek yang terpenting adalah membina dan mendidik keluarganya agar menjadi manusia-manusia berkualitas yang berguna bagi keluarga, Bangsa dan Negara di masa depan,” tegasnya.
Dalam melaksanakan kegiatan organisasi diharapkan para anggota Persit bisa mengatur waktu dan memanfaatkan kesempatan yang ada, terutama dalam aktivitas keorganisasiannya, sehingga tugas keluarga, rumah tangga dan tugas organisasi dapat berjalan seimbang dan serasi, bahkan mampu saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya. Karena apapun yang dilakukan oleh ibu-ibu sekalian, menjadi tolak ukur keberhasilan keluarga yaitu terciptanya keharmonisan rumah tangga, serta berhasilnya anak-anak yang berakhlaq mulia serta berguna bagi masyarakat bangsa dan Negara.
Saya merasa bangga, bahwa Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 181 selalu mengambil peran bersama-sama komponen masyarakat lainnya dalam melakukan berbagai kegiatan sosial di lingkungan masyarakat secara luas. Kegiatan positif seperti ini menjadi nilai tambah, bahwa Persit KCK Koorcab Rem 181 selalu peduli terhadap permasalahan sosial yang ada disekitarnya. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang harmonis hendaknya selalu mewarnai kehidupan organisasi Persit dalam upaya meningkatkan kualitas dan kinerja organisasi. Selain itu, kesederhanaan dan kesetaraan diantara warga juga perlu dikedepankan,” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 181/PVT Kolonel Inf Christian Pieter Sipahelut, Para Kasi Korem 181/PVT, Para Dandim, Para Ketua Persit Cabang serta perwakilan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 181 PD XVIII/Kasuari.












