BONE – Dalam rangka memastikan kesetabilan harga sembilan bahan pokok (sembako) jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Babinsa Koramil 1407/Bone melakukan pemantauan situasi dan monitoring terhadap harga sembako. Monitoring itu dilakuan di Pasar pagi Desa Lamuru Kec. Tellu Siattinge Kab. Bone, Senin(08/04/2024).
Danramil tellu Siattinge Kapten Abd. Mannan mengatakan, bahwa pemantauan situasi dan monitoring harga dengan bertanya langsung kepada pedagang yang ada guna mewaspadai kenaikan harga yang tak wajar tanpa mengikuti kebijakan dari pemerintah sesuai harga normal.
“Kami melakukan motoring tidak hanya sebatas pada harga Sembako saja namun situasi kondisi keamanan dan ketertiban di Pasar juga menjadi perhatian khusus,” ucapnya.
Ia menambahkan, Sembako merupakan bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga ketersediaan Sembako tersebut perlu di perhatikan, agar tidak ada oknum yang menimbun guna mencari keuntungan sendiri dan merugikan masyarakat banyak.
“Untuk pemantauan harga sembako meliputi beras, tepung, minyak goreng, telur, gula, dan lainnya. Sampai hari ini harga sembako selain beras relatif stabil atau belum mengalami kenaikan,” Ungkapnya.
Ia berharap, menjelang Lebaran ini diharapkan kebutuhan bahan pokok masyarakat tercukupi, sehingga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tidak terganggu dan resah dengan langkanya Sembako di pasaran.
Danramil mengatakan bahwa pelaksanaan pemantauan situasi dan monitoring yang dilakukan anggotanya itu sebagai bentuk dan peran setiap personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam mengayomi masyarakat serta kegiatan ini sebagai bentuk deteksi dini.
“Harapannya agar harga pangan khususnya sembako tidak melonjak secara drastis dengan menjaga pasokan dari pasar – pasar induk demi terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional menjelang lebaran,” tandasnya.












