Pinrang_ Walaupun tanggal Merah, Dandim 1404/Pinrang Letkol Inf Abdullah Mahua, SHI., M.M bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pinrang Andi Sinapati Rudy, SE., meninjau lokasi program optimalisasi lahan rawa (Oplah) tahun 2024 di Dusun Ujung Desa Mallongi-longi Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (10/03/2024).
Nampak ikut serta dalam peninjauan tersebut antara lain, Dandim 1404/Pinrang Letkol Inf Abdullah Mahua SH.I.,M.M., Kadis Pertanian Kabupaten Pinrang Andi Sinapati Rudy, SE., Danramil 1404-08/Lanrisang Lettu Kav Andi Amansyah, S.I.P, Kordinator BPP Kecamatan Lanrisang Patmawati Sutari, S.Pt., Penyuluh pertanian Desa Mallongi-Longi Andi Warda, A.M.D., Penyuluh pertanian Desa Mallongi-Longi Napisa, ST., Kepala Dusun Paladang Desa Mallongi-Logi Abdul Muis, Kepala Dusun Ujung Desa Mallongi-Logi Zainal Abidin, Ketua Kelompok Tani Mattarima Sinring dan para Babinsa Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang.
Dandim Letkol Abdullah Mahua mengatakan bahwa untuk mengejar target yang sudah dirapatkan kami dan Kadistan Pinrang bersama stakeholder terkait secepatnya melaksanakan peninjauan lokasi opla rawa yang disiapkan. Tidak ada istilah hari libur ataupun tanggal merah, kami tetap bekerja untuk memastikan lahan tersedia sehingga program Opsla rawa berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan.
Lebih lanjut Dandim menjelaskan optimalisasi lahan rawa adalah usaha meningkatkan indeks pertanaman dan/atau provitas melalui kegiatan penataan sistem tata air dan penataan lahan pada lahan yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat/petani. Diharapkan program itu nantinya dapat bermanfaaat bagi masyarakt dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semua kita rencanakan dengan sebaik-baiknya dalam rapat yang dilaksanakan kemarin di Makodim, selanjutnya hari ini kami melakukan peninjauan ke lokasi yang akan dijadikan sasaran optomalisasi lahan (opsla) rawa, Semua itu kita lakukan agar program ini berhasil dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Pinrang menjadi lumbung Pangan di Sulawesi Selatan”, tutup Dandim.












