Prajurit Korem 091/ASN Siaga Banjir di Tiga Kota Kalimantan Timur

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – Bencana Alam merupakan fenomena alam yang telah banyak mengambil korban jiwa dan kerugian materi yang tidak sedikit. Seperti halnya erosi, banjir, tanah longsor, wabah penyakit, baik kota maupun desa telah terjadi dimana – mana, hal ini semata – mata disebabkan kurang tanggapnya manusia didalam mengenali tanda – tanda yang akan terjadi sebelum terjadinya bencana alam tersebut.

Sebagai salah satu provinsi Kalimantan Timur khususnya Samarinda, Bontang dan Penajam Paser Utara yang rawan terdampak banjir, Samarinda mulai bersiap diri menghadapi musim hujan.

Personel TNI dari Korem 091/ASN pun menggelar simulasi bencana banjir bertajuk Gladi posko I “Sampan Manuntung 22” Korem 091/ASN.

Simulasi melibatkan puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, Satpol PP, dan PMI. Simulasi hari kedua dilakukan di aula Wira Yudha Makorem 091/ASN. Selasa (13/9/2022).

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi SH,MH, mengatakan Skenario latihan dengan beckgroundnya bencana seperti kita ketahui UU 34 tahun 2004 ada dua operasi militer, TNI juga memiliki tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “OMSP itu termasuk antisipasi aksi terorisme, pengamanan perbatasan dan termasuk penanggulangan bencana alam seperti evakuasi dan bantuan kemanusiaan”.

“Di Samarinda dan Kalimantan Timur gempa kan nampaknya tak ada, begitu juga sunami. Bencana yang ditangani BPBD dan Pemerintah yakni banjir dan kebakaran hutan”, tuturnya.

“Ini salah satu latihan menguji protap Komando dan staf penilainya dari Kodam dimana yang dinilai Danrem beserta Kasrem dengan pelaksananya dari Rindam “, jelasnya.

“Simulasi dalam kegiatan tersebut bekerja dengan sasaran menggerakkan orang lain menggerakkan SDM yang ada. Kita ada Zipur membuat jembatan infrastruktur listrik air, kendaraan bermotor roda 4 dan lainnya. Kami punya, Denpal, Denhub serta Denpom menegakkan hukum internal kami dibawah saya sebagai Danrem”, ungkapnya.

“Walaupun belum terjadi, tapi kondisi terjelek tak terjadi tapi kita selalu mengantisipasi keadaan buruk terjadi. Info dari BNPB Indonesia minimal 300 kali bencana alam dalam setahun.Ada letusan gunung, gempa bumi, banjir dan lainnya”, tambahnya.

“Kordinasi adalah kata kunci gampang diucapkan sulit dilaksanakan. Maka kordinaai antara komandan dan staf dilatih agar lebih baik”, tutupnya.

Sumber : Penrem 091/ASN

Berita Terkait

Dandim 1407/Bone Cek Lokasi Armco di Batu Gading, Fokus Percepat Akses Dan Kesejahteraan Masyarakat
Perangi Stunting Sejak Dini, Babinsa Koramil 1407-18/Kajuara Kawal Ketat Kegiatan Posyandu
Peduli Pendidikan Karakter, Babinsa Koramil 1407-09/Lapri Kodim Bone Berikan Motivasi Di SD 581
Dukung Lingkungan Sehat, Babinsa Koramil 1407-07/Tanete Riattang Gerakkan Warga Bersihkan Fasilitas Umum
Reduksi Risiko Bencana, Kodim 1407/Bone Terima Armada Pemadam Taktis
Ikut Berpeluh Di Sawah, Babinsa Kodim Bone Koramil 1407-20/Bontocani Bantu Warga Desa Pattuku Tuai Hasil Panen
Duduk Bersama, Babinsa Koramil 01/Ajangale Kodim Bone Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Dan Pemuda Pompanua
Konsisten Kawal Pembangunan, Kodim 1407/Bone Pastikan Jembatan Perintis Garuda Rampung

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:04 WIB

Dandim 1407/Bone Cek Lokasi Armco di Batu Gading, Fokus Percepat Akses Dan Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:00 WIB

Perangi Stunting Sejak Dini, Babinsa Koramil 1407-18/Kajuara Kawal Ketat Kegiatan Posyandu

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:00 WIB

Peduli Pendidikan Karakter, Babinsa Koramil 1407-09/Lapri Kodim Bone Berikan Motivasi Di SD 581

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:00 WIB

Dukung Lingkungan Sehat, Babinsa Koramil 1407-07/Tanete Riattang Gerakkan Warga Bersihkan Fasilitas Umum

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:08 WIB

Reduksi Risiko Bencana, Kodim 1407/Bone Terima Armada Pemadam Taktis

Berita Terbaru